Gigi yang sehat dan kuat dambaan setiap orang. Untuk mewujudkannya, kebersihan gigi dan mulut harus mendapatkan perhatian ekstra. Hal ini ditegaskan drg J Bambang S kepada koran ini, kemarin. Menurutnya, sejak dini anak-anak harus dikenalkan cara menjaga kesehatan gigi. Termasuk juga dalam hal asupan kalsiumnya. Pasalnya, kata Bambang, 99 persen kalsium berada pada jaringan tulang dan kung kekuatan dan pertumbuhan gigi. "Tidak perlu menunggu si kecil dewasa, lanjutnya, karena kalsium justru sudah boleh diberikan sejak dalam kandungan," bebernya.
Kekuatan gigi akan lebih maksimal terutama jika si anak menghadapi transisi perubahan dari gigi susu ke gigi dewasa. Dokter gigi dari poliklilik RS Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang mengatakan, saat dalam kandungan, Bambang menganjurkan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi satu tablet kalsium setiap harinya. Hal itu bisa diteruskan hingga si ibu masuk masa menyusui. "Gigi juga harus dirawat rutin dan ekstra sejak dini," jelasnya.
Perwatan ekstraketat itu, lanjut Bambang antara dengan menyikat gigi secara tepat. Dalam artian tidak tidak sembarangan, ada teknisnya. Hal ini dimaksudkan agar sikat gigi tidak melukai gusi dan membuat mudah robek. "Menyikat dapat dilakukan berulang-ulang dalam satu arah," sarannya.
Bambang menambahkan, beberapa jenis buah yang agak keras juga dianjurkannya untuk dikonsumsi sesering mungkin. Metode ini dilakukan untuk membentuk rahang yang ideal, sehingga semua bagian gigi akan tumbuh sempurna pada waktunya. Mekipun sepele, kata Bambang, hal ini sangat penting karena akan mempengaruhi posisi gigi memasuki usia dewasa. "Rahang manusia saat ini berevolusi, jadi jumlah gigi yang tumbuh banyak tidak sempurna. Akibatnya gigi akan sakit, ketika gigi terakhir keluar. Maka kita anjurkan anak-anak makan buah yang sedikit keras agar pertumbuhan rahang maksimmal," terangnya.
Beberapa jenis buah yang dimaksud antara lain, bengkoang, apel, jagung, atau buah pir. Saat masih dibawah usia enam tahun, buah-buahan seperti itu sangat dianjurkan untuk merangsang pertumbuhan geraham yang sempurna. "Sebaiknya kurangi makanan yang menempel di gigi seperti permen, cokelat, biskuit karena makanan ini bisa memicu kerusakan gigi," pungkasnya. (mg39)
Sumatera Ekspres, Rabu, 20 Juli 2011.
Posted by 
0 komentar:
Posting Komentar