Bau mulut kerap menjadi masalah saat menjalankan ibadah puasa. Pasalnya tak jarang membuat rasa percaya diri berkurang. Agar tidak sampaimengganggu, bau mulut bisa dikurangi dengan menghindari makanan pemicu bau saat waktu sahur tiba.
Menurut drg J Bambang S, dilihat dari faktor penyebabnya, gangguan bau mulut terbagi menjadi tiga yaitu: bau mulut karena memang ada gangguan di dalam mulut, kemudian bau mulut karena terjadi kelainan pada lambung dan bau mulut yang disebabkan karena adanya gangguan pada organ vital paru-paru. "Selama puasa, bau mulut terjadi karena ada perubahan dalam lambung. Ini memang lumrah dan tidak dapat dicegah," ujarnya.
Gangguan ini, sambung Bambang, tidak begitu membahayakan karena akan langsung hilang ketika mulut menerima asupan baik itu makanan maupun minuman segar saat berbuka. Sebab bau mulut yang timbul tersebut cenderung diakibatkan kendisi lambung yang kosong serta menurunnya kinerja saliva yang berfungsi membasahi rongga mulut serta membunuh bakteri patogen dalam mulut.
Dokter gigi dari poliklinik gigi RS Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang mengatakan, menghindari gangguan bau mulut dapat dilakukan ketika sahur. Caranya, mengurangi konsumsi makanan yang dapat menimbulkan bau yang tak sedap seperti jengkol, durian, petai, bawang dan banyak lagi makanan lainnya termasuk mengonsumsi kopi.
Selain itu, tambah Bambang, dapat dikurangi dengan mengonsumsi buah segar dan menjaga kebersihan mulut serta mengonsumsi air putih secara cukup. "Boleh juga dipakai penyegar mulut, tapi itu tidak cukup membantu karena bertahan paling lama 15-20 menit, karena fungsinya hanya mengurangi bakteri dalam mulut," terangnya.
Untuk mendapatkan napas yang tetap segar, dia menganjurkan agar mereka yang berpuasa rutin menyikat gigi minimal 2 kali sesudah buka puasa dan sebelum waktu sahur tiba. Apalagi menggunakan behel, sebaiknya sikat gigi dilakukan dengan sikat khusus karena behel menyebabkan banyak celah yang dapat membuat bakteri menumpuk dan menimbulkan bau tak sadap.
Meskipun tak berbahaya, kata Bambang, bau mulut ini harus diwaspadai karena bisa menjadi penanda gangguan kronis tertentu seperti TBC, maupun diabetes mellitus, amandel, sampai tumor pada saluran pernapasan. Meskipun mengeluarkan bau yang berbeda pada setiap penyakit, gangguan ini cukup sulit dideteksi. (mg39)
Sumber:
Sumatera Ekspres, Selasa, 26 Juli 2011.
Posted by
0 komentar:
Posting Komentar